Pernah pas lagi jalan2 di komplek rumah ketemu sama rombongan ibu2 lagi ngobrol, biasa lah temennya mama. Mereka nanya ke gue,
Ibu X: Kiki di UI dapet jurusan apa ?
Gue: di jurusan kesmas bu.
Ibu Y: hah kesmas ? tar lulus kerja di puskesmas ya Ki ?
Gue: (gondok prospek kerja gue dianggep bakal ended up di puskesmas doang) ngga juga bu, kesmas tuh kerjanya mencegah penyakit, nanti bisa juga penyuluhan buat pengabdian masyarakat gitu.
Ibu X: hoo jadi orang2 yang penyuluhan gitu dari lulusan kesmas toh. Oalaah berati tar kamu kerjanya bakal bagiin obat pencegah kaki gajah dong ke rumah2 penduduk (maklum di bekasi barat sana wabah kaki gajah lagi trend di masyarakat)
Gue: hehehe . . .
Sebenernya apa sih kesmas ? apa sih FKM ? Kenapa orang2 awam selalu mengkaitkan (pancingan kalee) lulusan kesmas pasti bakal kerja di puskesmas ? helloooow bagi orang2 di luar sana yang masih berpikiran seperti itu mari saya jelaskan.
Ada banyak permasalahan kesehatan di Indonesia, termasuk salah satunya yaitu masalah rokok. Jutaan orang yang merokok di Indonesia berpenghasilan kurang dari Rp20ribu perhari, dan sekitar 70% perokok berasal dari masyarakat miskin. Mereka menjajankan uangnya untuk membeli rokok pada urutan kedua setelah beras. Bayangin rokok sekarang udah jadi kayak makanan pokok dalam hidup orang yang kecanduan, karena sekalinya orang ngerokok kalo gak diberhentiin bakal selamanya dia ketagihan.
Kedua masalah kesehatan lingkungan. Sebagian besar dareh di Indonesia penduduknya masih kesulitan buat mengakses air bersih, gak heran kalau mereka pada menggunakan air kotor kali/sungai buat jadi pengganti air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Belum lagi masalah sampah, orang2 banyak yang gak peduli soal ini. Terbukti dari tingkat kesadaran mereka untuk tidak buang sampah sembarangan. Dikira tong sampah cuma hiasan jalan aja x. Dan yang ketiga adalah masalah meningkatnya angka kematian ibu melahirkan dari tahun ke tahun yang perlu ditangani pemerintah secepat mungkin.
Permasalahan di atas merupakan salah satu masalah yang mewarnai wajah kesehatan di Indonesia. Apa yang bisa dilakukan oleh lulusan kesehatan masyarakat ? Untuk ahli kesehatan masyarakat sendiri kata kuncinya ada pada dua hal: preventif dan promotif. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melihat dan mengkritisi kebijakan kesehatan dari pemerintah, melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan dan terjun langsung untuk membantu. Lapangan kerja sarjana kesmas juga sangat banyak karena ada banyak peminatan di jurusan kesmas, berikut ini penjelasan yang gue ambil data2nya dari materi pertemuan fgd.
1. Biostastik
belajarnya menganalisis data kayak belajar statistika gitu, tapi ini untuk kebutuhan penelitian kesehatan
2. Informatika Kesehatan
menganalisis sistem informasi kesehatan, membangun basis data, serta menggunakan teknologi informasi untuk kebutuhan program kesehatan menggunakan indikator2 kesehatan
3. Manajemen Informatika Kesehatan
agak berat, mampu mengelola dan menganalisis data rekam medis sebagai dasar pengambilan keputusan di pelayanan kesehatan, serta mengembangkan electronic health record.
4. Epidemiologi
epid ini bakal meneliti penyakit2 yang muncul/baru muncul di masyarakat. Dan nanti bakal dicari penyebab juga penanggulangan untuk faktor2 penyebab penyakit yang muncul.
5. Manajemen Asuransi Kesehatan
mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola asuransi kesehatan, baik dalam bentuk tradisional maupun managed care.
6. Manajemen Pelayanan Kesehatan
mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen pelayanan Program Kesehatan Masyarakat dan dapat mngevaluasi program tersebut.
7. Manajemen Rumah Sakit
kerjanya di rumah sakit, yang mengurus dokter2 dan segala macem manajemen di rumah sakit
8. Kesehatan Lingkungan
belajar tentang bahaya lingkungan fisik, kimia, biologi dengan tujuan pencegahan perlindungan kesehatan masyarakat.
9. Kesehatan Reproduksi
menguasai siklus pemecahan masalah kesehatan reproduksi.
10. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
intinya bakal ngadain penyuluhan ke institusi kerja atau masyarakat tentang keselamatan kerja. Misal melakukan penyuluhan di pertambangan minyak, nanti bakal ngejelasin ke para pekerja di sana bahayanya kerja di sana kalo gak hati2 dan dijelaskan pemecahan masalah dari bahaya tersebut.
11. Promosi Kesehatan
merencanakan program2 untuk mempromosikan kesehatan ke masyarakat.
JELAS terbukti bahwa kuliah di jurusan kesmas bukan berati lapaknya setelah lulus cuma berkisar di puskesmas aja, karena prospek kerjanya juga banyak banget. Setelah mendapatkan pengetahuan dari seminar2 FKM yang pernah gue datengin lulusan kesmas tuh bisa jadi perencana, perancang, peneliti, pengabdi, advokator, dmbl. Malah kebanyakan anak2 FKM tuh sebelum lulus udah ditawarin pekerjaan sama lembaga kesehatan buat jadi peneliti atau sebagainya lah. Makanya bagi anak kelas 3 SMA dan sederajat yang masih bingung kuliah mau pilih jurusan apa nantinya, FKM (kesmas atau gizi) bisa di jadiin salah satu pilihan buat rencana kuliah nanti, apalagi pilih UI hehe.
And that's all about public health. Thanks for reading this post and remember, "bersih pangkal sehat" dan "mencegah lebih baik daripada mengobati".
FKM we are preventif ! yeaah :D :D :D
Ibu X: Kiki di UI dapet jurusan apa ?
Gue: di jurusan kesmas bu.
Ibu Y: hah kesmas ? tar lulus kerja di puskesmas ya Ki ?
Gue: (gondok prospek kerja gue dianggep bakal ended up di puskesmas doang) ngga juga bu, kesmas tuh kerjanya mencegah penyakit, nanti bisa juga penyuluhan buat pengabdian masyarakat gitu.
Ibu X: hoo jadi orang2 yang penyuluhan gitu dari lulusan kesmas toh. Oalaah berati tar kamu kerjanya bakal bagiin obat pencegah kaki gajah dong ke rumah2 penduduk (maklum di bekasi barat sana wabah kaki gajah lagi trend di masyarakat)
Gue: hehehe . . .
Sebenernya apa sih kesmas ? apa sih FKM ? Kenapa orang2 awam selalu mengkaitkan (pancingan kalee) lulusan kesmas pasti bakal kerja di puskesmas ? helloooow bagi orang2 di luar sana yang masih berpikiran seperti itu mari saya jelaskan.
Ada banyak permasalahan kesehatan di Indonesia, termasuk salah satunya yaitu masalah rokok. Jutaan orang yang merokok di Indonesia berpenghasilan kurang dari Rp20ribu perhari, dan sekitar 70% perokok berasal dari masyarakat miskin. Mereka menjajankan uangnya untuk membeli rokok pada urutan kedua setelah beras. Bayangin rokok sekarang udah jadi kayak makanan pokok dalam hidup orang yang kecanduan, karena sekalinya orang ngerokok kalo gak diberhentiin bakal selamanya dia ketagihan.
Kedua masalah kesehatan lingkungan. Sebagian besar dareh di Indonesia penduduknya masih kesulitan buat mengakses air bersih, gak heran kalau mereka pada menggunakan air kotor kali/sungai buat jadi pengganti air bersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Belum lagi masalah sampah, orang2 banyak yang gak peduli soal ini. Terbukti dari tingkat kesadaran mereka untuk tidak buang sampah sembarangan. Dikira tong sampah cuma hiasan jalan aja x. Dan yang ketiga adalah masalah meningkatnya angka kematian ibu melahirkan dari tahun ke tahun yang perlu ditangani pemerintah secepat mungkin.
Permasalahan di atas merupakan salah satu masalah yang mewarnai wajah kesehatan di Indonesia. Apa yang bisa dilakukan oleh lulusan kesehatan masyarakat ? Untuk ahli kesehatan masyarakat sendiri kata kuncinya ada pada dua hal: preventif dan promotif. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melihat dan mengkritisi kebijakan kesehatan dari pemerintah, melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan dan terjun langsung untuk membantu. Lapangan kerja sarjana kesmas juga sangat banyak karena ada banyak peminatan di jurusan kesmas, berikut ini penjelasan yang gue ambil data2nya dari materi pertemuan fgd.
1. Biostastik
belajarnya menganalisis data kayak belajar statistika gitu, tapi ini untuk kebutuhan penelitian kesehatan
2. Informatika Kesehatan
menganalisis sistem informasi kesehatan, membangun basis data, serta menggunakan teknologi informasi untuk kebutuhan program kesehatan menggunakan indikator2 kesehatan
3. Manajemen Informatika Kesehatan
agak berat, mampu mengelola dan menganalisis data rekam medis sebagai dasar pengambilan keputusan di pelayanan kesehatan, serta mengembangkan electronic health record.
4. Epidemiologi
epid ini bakal meneliti penyakit2 yang muncul/baru muncul di masyarakat. Dan nanti bakal dicari penyebab juga penanggulangan untuk faktor2 penyebab penyakit yang muncul.
5. Manajemen Asuransi Kesehatan
mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola asuransi kesehatan, baik dalam bentuk tradisional maupun managed care.
6. Manajemen Pelayanan Kesehatan
mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen pelayanan Program Kesehatan Masyarakat dan dapat mngevaluasi program tersebut.
7. Manajemen Rumah Sakit
kerjanya di rumah sakit, yang mengurus dokter2 dan segala macem manajemen di rumah sakit
8. Kesehatan Lingkungan
belajar tentang bahaya lingkungan fisik, kimia, biologi dengan tujuan pencegahan perlindungan kesehatan masyarakat.
9. Kesehatan Reproduksi
menguasai siklus pemecahan masalah kesehatan reproduksi.
10. Kesehatan dan Keselamatan Kerja
intinya bakal ngadain penyuluhan ke institusi kerja atau masyarakat tentang keselamatan kerja. Misal melakukan penyuluhan di pertambangan minyak, nanti bakal ngejelasin ke para pekerja di sana bahayanya kerja di sana kalo gak hati2 dan dijelaskan pemecahan masalah dari bahaya tersebut.
11. Promosi Kesehatan
merencanakan program2 untuk mempromosikan kesehatan ke masyarakat.
JELAS terbukti bahwa kuliah di jurusan kesmas bukan berati lapaknya setelah lulus cuma berkisar di puskesmas aja, karena prospek kerjanya juga banyak banget. Setelah mendapatkan pengetahuan dari seminar2 FKM yang pernah gue datengin lulusan kesmas tuh bisa jadi perencana, perancang, peneliti, pengabdi, advokator, dmbl. Malah kebanyakan anak2 FKM tuh sebelum lulus udah ditawarin pekerjaan sama lembaga kesehatan buat jadi peneliti atau sebagainya lah. Makanya bagi anak kelas 3 SMA dan sederajat yang masih bingung kuliah mau pilih jurusan apa nantinya, FKM (kesmas atau gizi) bisa di jadiin salah satu pilihan buat rencana kuliah nanti, apalagi pilih UI hehe.
And that's all about public health. Thanks for reading this post and remember, "bersih pangkal sehat" dan "mencegah lebih baik daripada mengobati".
FKM we are preventif ! yeaah :D :D :D
Comments
ibu : kuliah di mana mas?
saya : di ilmu komputer bu
ibu : ohh... yang nanti kerjanya di rentalan komputer ya
nah lo.. parah mana sama saya :hammer: